Tanya Jawab seputar ramadhan

Hukum Puasa Ramadhan untuk Ibu Hamil

Pertanyaan :

Assalamualaikum warahmahtullahi wabarokatuh,
Mau tanya bagaimana hukumnya puasa ramadhan untuk ibu hamil? Ditunggu jawabannya. Jazakallahu khair

Jawaban :

Wa’alaikum salam warohmatulloh wabarokatuh

Wanita hamil tetap memiliki kewajiban melaksanakan puasa Romadhon_ kecuali ada udzur bagi dirinya

Kemudian ia berkewajiban mengqodho’nya apabila udzur tersebut telah tiada.

Adapun adanya riwayat dari sebagian ulama salaf yang memerintahkan wanita hamil dan menyusui (jika tidak puasa) cukup fidyah (memberi makan) dan tidak perlu mengqodho’, maka yang dimaksudkan di sini adalah untuk mereka yang tidak mampu berpuasa selamanya. Dan bagi orang yang tidak dapat berpuasa selamanya seperti pada orang yang sudah tua dan orang yang sakit di mana sakitnya tidak diharapkan sembuhnya, maka wajib baginya menunaikan FIDYAH . Pendapat ini adalah pendapat Ibnu ‘Abbas ketika menafsirkan firman Allah Ta’ala :

ﻭَﻋَﻠَﻰ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻳُﻄِﻴﻘُﻮﻧَﻪُ ﻓِﺪْﻳَﺔٌ ﻃَﻌَﺎﻡُ ﻣِﺴْﻜِﻴﻦٍ ﻓَﻤَﻦْ ﺗَﻄَﻮَّﻉَ ﺧَﻴْﺮًﺍ ﻓَﻬُﻮَ ﺧَﻴْﺮٌ ﻟَﻪُ ﻭَﺃَﻥْ ﺗَﺼُﻮﻣُﻮﺍ ﺧَﻴْﺮٌ ﻟَﻜُﻢْ ﺇِﻥْ ﻛُﻨْﺘُﻢْ ﺗَﻌْﻠَﻤُﻮﻥَ
“ Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankan puasa (jika mereka tidak berpuasa)
membayar fidyah, (yaitu): memberi makan satu orang miskin (bagi satu hari yang ditinggalkan).Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka Itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui .”
(QS. Al Baqarah: 184)

Allah Ta’ala telah menjadikan fidyah sebagai pengganti puasa di awal-awal diwajibkannya puasa, yaitu ketika manusia punya pilihan untuk menunaikan fidyah (memberi makan) dan
berpuasa. Kemudian setelah itu, mereka diperintahkan untuk berpuasa saja. [Majmu’ Fatawa wa Rosail Ibni ‘Utsaimin, 17/121-122, Asy Syamilah]